Dalam hidup yang tidak pernah berhenti menyimpan misteri dan menyembunyikan arti, tidak selalu memberikan jawaban atas setiap pertanyaan, dan waktu bergulir - satu jam, satu momen, satu hari, satu minggu, satu bulan - pertanyaan dan permasalahan baru terus lagir sebelum yang lama sempat terurai, Ava menemukan panggilan hati sebagai aktris sejak usianya enam belas tahun. Berpindah dari satu pera…
Dalam novel Timun Jelita kita akan mengikuti cerita Timun, seorang akuntan freelance yang ingin bermusik setelah ayahnya wafat dan meninggalkan sebuah gitar tua. Timun kesulitan mendapatkan teman band karena usianya sudah tidak muda lagi. Untung ada Jelita. Sepupunya ini adalah mahasiswi yang pernah dikecewakan oleh teman-teman band-nya yang lama. Mereka pun sepakat membuat duo musik.
Di satu sore, seorang perempuan bangkit dari kuburannya setelah dua puluh satu tahun kematian. Kebankitannya menguak kutukan dan tragedi keluarga, yang terentang sejak akhir masa kolonial. Perpaduan antara epik keluarga yang dibalut roman, kisah hantu, kekejaman politik, mitologi, dan petualangan. Dari kekasih yang lenyap ditelan kabut hingga seorang ibu menginginkan bayi buruk rupa.
Dia bisa kemanapun dia mau, tidak bisa dikurung. Dia bisa pergi kapan pun dia ingin pergi, tidak ada pintu, dinding, yang bisa menahannya. Jangan dibicarakan, jangan dibahas. Jangan diganggu. Maka mereka tidak akan mengganggu kita. Sesuk. Kamu akan tahu, apa dan kenapa..., Kamu akan tahu, siapa dan mengapa... Semua kejadian... Semoga itu belum terlambat
Empat orang yang berteman sejak SMA bekerja di perusahaan yang sama meski beda nasib. Di usia 31 tahun, mereka berburu rumah idaman yang minimal... nyerempet Jakarta. Kaluna, pegawai Bagian Umum, yang gajinya tak pernah menyentuh dua digit. Gadis ini kerja sampingan sebagai model bibir, bermimpi membeli rumah demi keluar dari situasi tiga kepala keluarga yang bertumpuk di bawah satu atap. Di t…
Lima anak muda menuntut ilmu di sebuah universitas swasta di Yogyakarta. Mereka seangkatan dan mengambil jurusan yang sama. Mereka adalah Kardiv asal Surabaya, Wawan asal Kediri, Astrid Vera sama-sama orang Solo, serta Widya yang asli Yogyakarta. Persahabatan mereka berawal ketika mereka berlima tergabung dalam sebuah kelompok tugas di salah satu kelas yang mereka ambil pada semester pertama.